Menghadapi Intimidasi ala Wartawan Timika

Oleh Gadi Makitan, wartawan Tempo.co

 

Ujung tajam sebilah pisau pernah ditempelkan ke perut Leonardus Sikteubun, jurnalis Radar Timika. Kerah bajunya diremas. Untung, pisau itu tidak sampai menembus perutnya.

Apa yang dialami Leonardus—kini pemimpin redaksi Radar Timika—hanyalah salah satu dari sekian banyak cerita soal intimidasi yang dialami wartawan-wartawan yang bekerja di Timika. Saking seringnya intimidasi yang dialami, sebagian besar jurnalis yang kami temui selalu menganggap ancaman-ancaman macam itu sebagai sesuatu yang biasa.

Tim Timika berfoto di Kantor Radar Timika.
Tim Timika berfoto di Kantor Radar Timika.

Kisah soal tekanan-tekanan yang dialami wartawan itu muncul dalam obrolan-obrolan dengan jurnalis-jurnalis empat media di Timika—Radar Timika, Harian Papua, Salam Papua, dan Timika Express.

Bincang-bincang itu adalah bagian dari kunjungan tim Komite Kebebasan Pers Indonesia yang disponsori Asosiasi Penerbit Koran Dunia (WAN-IFRA). Kami—Gadi Makitan (Tempo.co), Palupi Annisa Auliani (Kompas.com), dan Sunarti Sain (Fajar Group), berkesempatan mempelajari situasi kebebasan pers di Timika selama empat hari mulai Senin (30/1).

Kami menemukan bahwa intimidasi yang dialami wartawan di Timika biasanya muncul karena narasumber atau objek berita yang tidak terima atas pemberitaan yang dianggap menyudutkan mereka. Alih-alih menggunakan mekanisme hak jawab sebagai reaksi pertama, mereka malah melakukan intimidasi—biasanya disertai tuntutan kepada media yang bersangkutan untuk menerbitkan permintaan maaf secara resmi.

Bagaimanapun, wartawan-wartawan Timika punya cara menghadapi situasi macam itu. “Biarkan saja mereka marah-marah sampai selesai,” kata Leo—sapaan akrab Leonardus. “Setelah lebih tenang, kami mengajak mereka berbicara—memberi penjelasan dan menawarkan solusi, termasuk hak jawab.” Cara itu, kata Leo, sejauh ini berhasil.

 

Timika, 1 Februari 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s